HONDA ASTREA GRAND 91 DAN HONDA WIN 1994 DUET (LETS GO & ORANGE KRIMINAL)
FENOMENA MESIN TIDUR (ASTREA GRAND
91 DAN HONDA WIN 1994) HEY HO LETS GO
Wahyu Hidayat yang
punggawa Diwa Kustom Slaughters Garage, punya kriteria unik dalam memilih motor
yang digarapnya. Wahyu memfokuskan diri membangun motor-motor bermesin tidur
alias horizontal. Modifikasi yang dilakukannya juga terbilang extreme.
Seperti yang dilakukannya pada Honda Astrea Grand dan Honda Win
ini. Meski berbeda aliran, kedua motor ini sama-sama menggunakan mesin tidur
dan dibuat model motor batangan.
“Astrea Grand yang pakai kelir hitam doft. Alirannya scrambler
dengan rangka menggunakan punya Honda Win yang telah disesuaikan. Kalau Honda
Win-nya yang orange, dikasih aliran café racer,” ucap mekanik yang bengkelnya
di Perumahan Arcadia, Cimanggis, Depok, Jawa Barat.
Di Grand, hampir semua bagian dibuatnya sendiri. Seperti bagian
tangki, sepatbor, setang, dan jok semuanya dicustom mengikuti bentuk yang
diinginkan. Sedangkan untuk kaki-kaki depan, dipasangkan satu set sok milik
Suzuki Thunder 125 lengkap dengan master rem dan kaliper remnya.
“Supaya mesinnya lebih bertenaga, dibore up pakai piston Yamaha
Jupiter Z standar. Lumayan untuk mengimbangi bertambahnya bobot
motor,” tambah mekanik yang bisa di telepon di nomor HP. 0815-9644-338.
Sedangkan untuk menguatkan kesan café racer pada Win, rangka
dimodif. Bagian buritan dibuat model buntut tawon khas café recer. Tangki juga
diubah dengan mengadopsi tangki milik Suzuki A-100.
Untuk bagian kaki-kaki, dipasangkan satu set sok depan lengkap
dengan master rem dan kaliper milik Thunder 125. Agar nuansa balapnya semakin
keluar, ban Mizzle tipe Taranis menempel di pelek jari-jari buatan TK Racing.
Kalau sobat jeli melihat motor ‘si Doel’ bergaya café racer ini,
ada yang unik dibagian depannya. Yup, batok lampu depan menggunakan batok helm
yang sudah tidak terpakai. Untuk sumber penerangannya mengambil lampu dari
mobil jip.
“Sengaja pakai bekas batok helm yang sudah tidak terpakai untuk
tempat lampu. Itu jadi ciri khas baru, memanfaatkan part-part tidak terpakai
namun tetap sedap dipandang mata,” tutup Wahyu. (motorplus-online.com)
·
DIWA CREATIVE STUDIO
PERMATA ARCADIA
CIMANGGIS DEPOK
0815 96 44 338


Komentar
Posting Komentar